Minecraft - Gold Sword
Flag Counter

Kamis, 16 Oktober 2014

                 

                          PEMROGRAMAN TURBO C++ 4.5 

      assalamualaikum wr.wb

                  

  Pokok Pembahasan
            Program C pada hakekatnya tersusun atas sejumlah blok fungsi. Sebuah program minimal mengandug sebuah fungsi. Fungsi pertama yang harus ada dalam program C dan sudah ditentukan namanya adalah main(). Setiap fungsi terdiri atas sastu atau beberapa pernyataan, yang sacara keseluruhan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas khusus.
            Dalam bahasa bahasa C terdapat beberapa fungsi dasar diantaranya:
a.       Fungsi main () : merupakan titik awal dan titik akhir dalam suatu eksekusi program.
b.      Fungsi printf() : fungsi yang dipakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar peraga.
Selain terdapat adanya fungsi-fungsi tersebut, dalam pemrograman bahasa C juga terdapat praprosesor #include, yakni            merupakan salah satu jenis pengarah praprosesor(praprosesor directive) yang dipakai untuk membaca file yang diantaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Serta terdapat koomentar-komentar dalam program yang digunakan untuk keperluan dokuementasi dengan maksud agar program yang bersangkutan menjadi lebih mudah untuk dipahami.
3.2. Dasar Teori
3.2.1 Pengenalan Program C
3.2.1.1 Proses Penerjemahan bahasa C
Untuk dapat dimengerti oleh komputer, bahasa C yang ditulis harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bentuk yang dikenal oleh bahasa mesin. Ada dua jenis translator atau penerjemah yang digunakan dalam bahasa C, yaitu
interpreter dan compiler.
Interpreter merupakan suatu translator yang menerjemahkan bahasa C ke dalam bahasa yang dikenal mesin satu persatu, dan hasil terjemahan langsung dikerjakan. Sedangkan pada compiler, diterjemahkan secara keseluruhan dan hasil terjemahan tersebut disimpan dalam bentuk kode mesin (object code), dan kode eksekusi (execute code).
Object code dari compiler baru dapat dilaksanakan setelah object code tersebut diubah menjadi execute code oleh linker. Secara lengkap prosesnya adalah sebagai berikut :
Gambar 4.1. Proses penerjemahan bahasa C
3.2.1.2 Struktur Program C
Untuk dapat memahami bagaimana suatu program ditulis, maka struktur dari program harus dimengerti terlebih dahulu. Tiap bahasa komputer mempunyai
struktur program yang berbeda. Jika struktur dari program tidak diketahui, maka akan sulit bagi pemula untuk memulai menulis suatu program dengan bahasa yang
bersangkutan.
Struktur dari program C terdiri dari koleksi satu / lebih fungsi-fungsi. Fungsi pertama yang harus ada di program C sudah ditentukan namanya, yaitu bernama main() . Suatu fungsi di dalam program C dibuka dengan kurung kurawal buka “{” dan ditutup dengan kurung kurawal tutup “}”. Di antara kurung kurawal dapat dituliskan statemen-statemen program C dan pada setiap statemen diakhiri dengan tanda titik koma “;”. Berikut adalah struktur dari program C:

Gambar 4.2. Struktur Umum bahasa C
Bahasa C dikatakan sebagai bahasa pemrograman terstruktur, karena strukturnya menggunakan fungsi-fungsi sebagai program-program bagian (subroutine). Fungsi-fungsi selain fungsi utama merupakan program-program bagian. Fungsi-fungsi ini dapat ditulis setelah fungsi utama atau diletakkan pada file pustaka dan akan dipakai di suatu program, maka nama judulnya (header file)
harus dilibatkan di dalam program yang menggunakan preprocessor directive.
Header file merupakan file yang berisi dengan prototype (judul, nama, sintak) dari sekumpulan fungsi-fungsi pustaka tertentu. Jadi file ini hanya berisi dengan prototipe dari fungsi-fungsi pustaka, sedangkan fungsi-fungsi pustakanya
sendiri disimpan dalam file pustaka (library file dengan nama extension file –nya adalah .LIB). Misalnya prototipe dari fungsi-fungsi pustaka printf() dan scanf() terdapat di file stdio.h, sehingga jika fungsi-fungsi ini digunakan di program, maka nama file judulnya harus dilibatkan dengan menggunakan preposcessor #include.
File judul stdio.h berisi prototype fungsi-fungsi pustaka untuk operasi input dan output standar. Ada dua cara melibatkan file judul disuatu program C, yaitu :
#include
atau
#include “stdio.h”
File judul selain berisi dengan prototype dari fungsi-fungsi pustaka, juga umumnya berisi dengan konstanta-konstanta terdefinisi dan makro-makro. Misalnya nama konstanta terdefinisi M_PI telah didefinisikan di file judul math.h
oleh Turbo-C. Selanjutnya untuk menggunakan nilai phi, nama konstanta M_PI dapat digunakan yang telah berisi dengan nilai konstanta 3.14159265358979323846.
3.2.2. Pengenalan funngsi-fungsi dasar
3.2.2.1. Fungsi Main
            Pada program C, main () merupakan fungsi yang istmewa. Fungsi main harus ada pada program, sebab fungsi inilah yang menjadi titik awal dan titik akhir dari eksekusi program. Tanda { di awal fungsi menandakan awal tubuh fungsi dan sekaligus awal eksekusi program, sedangkan tanda } diakhir fungsi menandakan akhir dari tubuh fungsi dan sekaligus menjadi akhir dari eksekusi dari sebuah program. Jika program terdiri dari lebih dari satu fungsi maka fungsi main () diletakkan pada pemdefinisian fungsi yang paling atas, hal ini bertujuan untuk memudahkan pencarian terhadap program utama bagi program, dan bukan merupakan suatu keharusan.
3.2.2.2. Fungsi Printf
            Fungsi printf merupakan fungsi yang umum dipakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar peraga. Contoh untuk menampilkan tulisan
            Selamat belajar bahasa C
Maka struktur penulisannya adalah :
            Printf(“selamat belajar bahasa C”);
Adapun dalam fungsi printf, biasanya memakai penentu-enentu format yang befungsi untuk mengatur penampilan argument yang teletak pada daftar argument. Adapun beberapa contoh penentu format tersebut adadlah :
            %d       untuk menampilkan bilangan bulat (integer)
            %f       untuk menampilkan bilangan titik-mengambang(pecahan)
            %c       untuk menampilkan sebuah karakter
            %s       untuk menampilkan sebuah string.
Contoh :
#include “stdio.h”
Main ( )
{
Printf(“No.     : %d\n”, 10);
Printf(“Nama.   : %s\n”, Ahmad);
Printf(“Nilai   : %f\n”, 80.5);
Printf(“Huruf   : %c\n”, ‘A’);
}
3.2.3. Pengenalan Praprosesor #include
            Include merupakan salah satu jenis paragraph praprosesor ( preprocessor directive). Pengarah praprosesor ini dipakai utuk membaca file yang diantaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Beberapa file di sediakan oleh bahasa C, file-file ini mempunyai cirri yaitu namanya diakhiri dengan eksistensi .h. misanya pada contoh #include “stdio.h”.
            Bentuk pertama (#include ) mengisyaratkan bahwa pencarian nama file dilakukan pada direktori khusus, yaitu direktori file include. Sedangkan bentuk kedua (#include”nama file”) menyatakan bahwa pencarian nama file dilakukan pertama kali pada direktori aktif tempat program sumber dan seandainya tidak ditemukan pencarian akan dilanjutkan pada direktri lainnya yang sesuai dengan perintah pada system operasi.
3.2.4. Komentar Dalam Program
            Untuk keperluan dokumentasi dengan maksud agar program mudah dipahami disuatu saat lain, biasanya pada program disertakan suatu komentar atau keterangan mengenai program. Dalam C, suatu komentar ditulis diawali dengan tanda /* dan diakhhiri dengan tanda /*. Contoh :
     /* tanda ini adalah suatu komentar/*
     #include “stdio.h”
     Main ( )
{   
Printf(“Coba\n”);    /*ini adalah program pertama*/
     }
3.3. Percobaan Praktikum
3.3.1. Contoh percobaan penggunaan printf pertama:
Out Put programnya :





3.3.2. Contoh percobaan penggunaan printf kedua:

Out Put programmya:


 SEKIAN DARI SAYA LURD MOGA BERMANFAAT
TERIMA KASIH
Wassalamualaikum wr.wb

Selasa, 14 Oktober 2014

cara-sharing file di-windows-7/8-dengan.html(K A C U N G)





 Assalamualaikum wr.wb


    Mungkin dari dulur dulur sekalian ada yang mempunyai koneksi LAN(Local Area Network) dirumahnya dan belum tau cara sharing data antar komputer menggunakan teknologi LAN ini. Nahsaya akan bagi ilmu tentang bagaimana cara untuk sharing data di windows 7 dan windows 8 menggunakan jaringan LAN.
   Sebenarnya untuk cara pada windows 7/ windows 8 sendiri adalah sama. dan untuk screenshot dibawah ini saya menggunakan windows 7.

   Caranya adalah sebagai berikut:

  • Buka Control Panel > Network and Internet > Network anda Sharing Center.









  • Pilih Change Advanced Sharing Setting dan ubah semua setting agar komputer lain bisa mengakses komputer teman. Kalau perlu, jangan gunakan pilihan password protection sharing supaya orang yang mengakses komputer anda tidak perlu lagi mengakses menggunakan password (Akan tetapi, demi keamanan file anda, jangan pernah menggunakan pilihan ini pada jaringan umum seperti wifi hotspot di kafe, mall atau wilayah umum lainnya).
 


  • Pilih Save Changes.
  • Lanjutkan dengan membuat atau memilih folder yang akan teman-teman share dengan komputer lain.
  • Buka windows explorer dan (jika ingin membuat folder baru, klik New Folder). Klik kanan folder tersebut, pilih properties.
  • Klik tab Sharing kemudian klik Share.


  • Di menu drop down, silahkan tambahkan user yang diizinkan untuk mengakses folder ini (Kali ini saya menggunakan Everyone, artinya semua orang bisa mengakses folder ini tanpa melalui autentifikasi dan password).
 

  • Pilih tingkat perizinan pada user Everyone, apakah hanya membaca saja atau bisa juga menambahkan file (menulis).

  • Klik share, kemudian klik tombol Done.

Apa buktinya kalau folder sudah terShare?

Untuk membuktikannya, cobalah teman-teman akses folder yang sudah teman atur tadi dengan menggunakan komputer lainnya. Caranya adalah, buka Control Panel > Network Connection > My Network Places. Kemudian cari dan klik dua kali nama komputer dari windows 7.
Jika cara di atas tidak berhasil teman bisa langsung menulis IP Windows server yang teman atur tadi, dengan Cara :
  • Klik Menu Start>RUN (Windows+R)
  • Kemudian tulis //Ipaddress_komputer. Contohnya : //192.168.1.14
  • tunggu beberapa saat.
Jangan pikirkan kegagalan kemarin, hari ini sudah lain, sukses pasti diraih selama semangat masih menyengat.
trima kasih
waalaikum salam wr.wb
Efek Blog
Efek Blog
5. Ufo
Efek Blog